Sebanyak tiga emiten di bawah Grup MNC berencana mencari mitra strategis melalui skema private placement dalam waktu dekat ini - Photo: Privacy

JAKARTA (TheInsiderStories) – Sebanyak tiga emiten di bawah Grup MNC berencana mencari mitra strategis melalui skema private placement dalam waktu dekat ini. Ketiganya akan meminta persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada Agustus mendatang.

Berdasarkan prospektus yang dipublikasikan hari Senin (13/7), emiten yang melangsungkan private placement yakni PT MNC Investama Tbk (IDX: BHIT), PT Global Mediacom Tbk (IDX: BMTR), dan PT MNC Studios International Tbk (IDX: MSIN). Dana dari hasil penerbitan saham baru ini akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dan jumlah saham beredar.

Dikatakan, MNC Investama akan menerbitkan sebanyak-banyaknya sejumlah 6.77 miliar saham atau 10 persent dari seluruh saham yang telah disetor penuh dalam perseroan per tanggal 30 Juni 2020. Mengacu pada harga saham hingga pekan lalu di level Rp50 per saham, lembaga investasi ini diperkirakan akan meraup dana segara sekitar Rp339 miliar.

“Perseroan dapat mengundang investor-investor strategis yang berminat menginvestasikan modalnya dalam perseroan agar dapat memberikan nilai tambah bagi kinerja perseroan,” tulis manajemen.

Pemegang saham MNC Investama saat ini yakni HT Investment Development Ltd 19,54% persen, Caravaggio Holdings Limited 12,28 persen, New Ascend 11,08 persen, PT Bhakti Panjiwira 7,77 persen, investor publik 48,81 persent.

Sementara, MNC Studios International berencana melakukan penambahan saham sebanyak-banyaknya 520.20 juta saham perseroan atau 10 persent dari jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan per 31 Desember 2019. Saat ini harga saham perseroan Rp 250 per saham saham. Dengan acuan harga ini maka estimasi nilai private placement ini sekitar Rp130 miliar.

Lalu, Global Mediacom yang juga berencana menambah modal melalui skema yang sama. Perseroan berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 1,53 miliar saham baru atau sebanyak 10 persen dari jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh.

Perusahaan induk media milik Hary Tanoesoedibjo ini akan meminta restu pemegang saham pada 11 Agustus 2020 mendatang untuk memuluskan rencana ini. Saham BMTR terakhir diperdagangan di level Rp188 per saham. Diperkirakan, perseroan akan meraup Rp 288 miliar dari aksi korporasi ini.

Global Medicom merupakan induk perusahaan atau pemegang saham pengendali dari perusahaan PT Media Nusantara Citra Tbk (IDX: MNCN) sebanyak 57 persen. Perseroan adalah adalah induk dari perusahaan media Grup MNC seperti RCTI, Global TV, Inews, Sindonews, Trijaya FM dan lainnya.

Emiten properti milik taipan Hary Tanoe, PT MNC Land Tbk (IDX: KPIG) berencana menggelar Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), dengan target saham baru yang akan diterbitkan mencapai 8,06 miliar saham atau mewakili 10 persen dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh.

Ditulis oleh Staf Editor, Email: theinsiderstories@gmail.com