Minggu ini pasar akan memantau rapat dewan gubernur Bank Indonesia (BI), Bank of Jepang, dan Bank Sentral Eropa (ECB) disertai dengan angka output industri untuk ekonomi terbesar di dunia - Photo: WHO

JAKARTA (TheInsiderStories) – Selamat Pagi! Minggu ini pasar akan memantau rapat dewan gubernur Bank Indonesia (BI), Bank of Jepang, dan Bank Sentral Eropa (ECB) disertai dengan angka output industri untuk ekonomi terbesar di dunia. Selain itu, data penjualan ritel untuk Amerika Serikat (AS) dan Cina.

Data inflasi untuk AS, Eurozone dan Inggris juga akan diawasi ketika pasar mencoba menilai apakah inflasi atau deflasi tampaknya akan mendominasi pasca-COVID. Di AS, data produksi industri dan penjualan ritel akan memberikan petunjuk tentang daya tahan kenaikan setelah perbaikan terlihat pada data Mei.

Terkait momentum pertumbuhan ekonomi pada bulan Juni, ada kekhawatiran bahwa peningkatan sudah kehilangan tenaga di tengah-tengah perkembangan pandemi yang baru. Dari Inggris, investor akan memperhatikan pertumbuhan ekonomi bulanan pada bulan Mei, termasuk pemisahan data manufaktur, jasa dan konstruksi, akan disertai dengan angka inflasi dan laporan pasar tenaga kerja yang terperinci.

Di Eropa, produksi industri, angka inflasi dan perdagangan menjadi pusat perhatian menjelang pertemuan dewan gubernur ECB pada hari Kamis. Di Asia, pertumbuhan ekonomi kuartal kedua Cina menjadi perhatian utama, meskipun produksi industri tinggi dan data penjualan ritel untuk Juni akan memberikan detail penting pada apakah perbaikan sejak Februari terus berlanjut.

Sementara itu, pertemuan kebijakan moneter terbaru Bank of Japan datang di tengah tanda-tanda bahwa pemulihan ekonomi Jepang tertinggal di belakang rata-rata global. Data produksi industri akan menambah wawasan dalam hal ini.

Pekan lalu, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional Kristalina Georgieva dan Presiden Kelompok Bank Dunia David Malpass mengumumkan IMF 2020 – Pertemuan Tahunan Bank Dunia akan diadakan pada 12 – 18 Oktober melalui konferensi virtual,

Di Indonesia, hari ini, Presiden Joko Widodo dijadwalkan untuk memimpin pertemuan terbatas terkait dengan percepatan penanganan dampak pandemi COVID-19 dan mendistribusikan modal kerja kepada pengusaha kecil dan menengah. Lalu, menteri senior untuk kelautan dan investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengadakan pertemuan terkait penggunaan Fly Ash dan Bottom Ash untuk sektor listrik.

Hari ini, BI akan merilis Prompt Manufacturing Index II 2020. Pada Rabu mendatang, dewan gubernur memulai pertemuan dua hari mereka dan akan mengumumkan survei perbankan untuk kuartal kedua tahun 2020.

Pada hari yang sama, Badan Pusat Statistik akan mengumumkan perkembangan ekspor impor selama Juli 2020. Kamis depan, bank sentral juga akan merilis hasil rapat dewan gubernur dan Jumat menyampaikan kondisi utang luar negeri Indonesia.

Analis mengatakan bahwa fokus pasar minggu ini akan berada pada hasil pertemuan BI yang kemungkinan kembali memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin, sejalan dengan data ekonomi domestik yang belum menunjukkan pemulihan.

Data-data ini antara lain antara lain tergambar dari data survei konsumen yang menurun, inflasi yang lemah, defisit transaksi berjalan yang tidak sesuai dengan target BI dan terhadap data penjualan otomotif yang juga masih rendah. Menurut mereka, dengan beragam data ekonomi ini adalah alasan rasional bagi BI untuk memangkas suku bunga.

Pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 0,43 persen ke level 5.031,25 dan Rupiah parkir di level Rp14.435 per Dolar AS atau turun 0,27 persen dibandingkan hari sebelumnya. Hari ini mata uang lokal diperkirakan akan bergerak antara Rp14.300 – Rp14.550 dibandingkan Dollar Amerika Greenback dan indeks saham antara 5.000 dan 5.157.

Saham yang dapat dipertimbangkan hari ini adalah PT Ace Hardware Indonesia Tbk (IDX: ACES), PT Indosat Tbk (IDX: ISAT), PT Mitra Keluarga Kary Advisor Tbk (IDX: MIKA), dan PT Soechi Lines Tbk (IDX: SOCI), PT Bank Central Asia Tbk (IDX: BBCA), PT Telkom Indonesia Tbk (IDX: TLKM), PT Vale Indonesia Tbk (IDX: INCO), PT Ciputra Development Tbk (IDX: CTRA), dan PT Sri Rejeki Isman Tbk (IDX: SRTX).

IHS Markit berkontribusi pada briefing ini

Semoga Anda mendapatkan Minggu yang menguntungkan!

Ditulis oleh Linda Silaen dan Tim TIS Intelligence. Silakan Baca Berita Kami untuk Mendapatkan Informasi Lebih Lanjut tentang Indonesia