Federal Open Meeting Committee memutuskan untuk mempertahankan Fed Fund Rate di kisaran 0 persen hingga 0,25 persen - Photo by the Federal Reserves Office

JAKARTA (TheInsiderStories) – Selamat Pagi! Federal Open Meeting Committee memutuskan untuk mempertahankan Fed Fund Rate di kisaran 0 persen hingga 0,25 persen. Bank sentral juga berjanji akan terus mengeluarkan stimulus dalam bentuk pembelian obligasi dan sekuritas yang didukung aset selama beberapa bulan mendatang untuk memulihkan ekonomi Amerika Serikat (AS) dari dampak pandemi.

Ketika pandemi berlanjut, pemerintah dan bank sentral di dunia terus melipatgandakan upaya mereka untuk memulihkan ekonomi dengan memberikan insentif yang sejauh ini mencapai AS$11 triliun (Rp159.50 triliun). Sementara, ketegangan antara AS – Cina berlanjut setelah dua militer AS dilaporkan kembali ke daratan Cina. Kedua pesawat terdeteksi memasuki Selat Taiwan dan terbang di dekat pantai Zhejiang dan Fujian.

Di Asia, pemerintah Thailand memperpanjang keadaan darurat negara itu untuk keempat kalinya hingga 31 Agustus untuk mengurangi penularan virus. Negara ini belum mendeteksi kasus COVID-19 baru selama sekitar dua bulan. Secara keseluruhan, Thailand telah melaporkan 3.298 kasus dan 58 kematian.

Di Indonesia, Satuan Tugas Penanganan COVID-19 melaporkan bahwa 2.381 telah dites positif dan menjadikan total 104.432 kasus yang terkonfirmasi. Lalu, ada penambahan jumlah kemation sebanyak 74 orang. Total kematian sekarang mencapai 4.975 orang. Pemerintah masih memantau 57.393 terduga korban lainnya.

Dalam pertemuan dengan investor di London, pemerintah mendorong investor Inggris untuk berinvestasi di ekonomi digital Indonesia mengingat kelas menengah yang tumbuh dan pasar e-commerce di negeri ini. Saat ini, ada 175 juta orang aktif menggunakan internet dan 338 juta langganan seluler, dan pasar ekonomi digital diproyeksikan akan meningkat lebih dari 300 persen.

Selain itu, pemerintah menunda implementasi program biodiesel seiring dengan wabah virus yang menyebar di Indonesia. Lalu, Bali akan terbuka untuk wisatawan lokal pada akhir bulan ini dan secara bertahap terbuka untuk wisatawan asing mulai awal September.

Kemarin, Lembaga Penjamin Simpanan Indonesia memotong suku bunga penjaminan untuk simpanan rupiah di bank umum dan BPR masing-masing sebesar 25 basis poin menjadi 5,25 persen dan 7,75 persen. Tapi, agensi tersebut mempertahankan setoran mata uang asing di bank-bank komersial sebesar 1,50 persen. Suku bunga jaminan berlaku mulai 30 Juli hingga 30 September 2020.

Hari yang sama, Rupiah ditutup terdepresiasi 0,06 persen menjadi Rp14.543 per Dolar AS. Namun, Indeks Harga Saham Gabungan ditutup naik 0,04 persen menjadi 5.111 dibandingkan hari sebelumnya. Hari ini indeks saham memperkirakan pergerakan di kisaran 5.070 – 5.260 dan mata uang lokal antara 14.500 – 14.550 atas Greenback.

Saham yang dapat diperhatikan hari ini adalah PT Gudang Garam Tbk (IDX: GGRM), PT Barito Pacific Timber Tbk (IDX: BRPT), PT Bank Mandiri Tbk (IDX: BMRI), PT Bank Central Asia Tbk (IDX: BBCA), PT Unilever Indonesia Tbk (IDX: UNVR), PT Kalbe Farma Tbk (IDX: KLBF), PT Krakatau Steel Tbk (IDX: KRAS), PT Jasa Marga Tbk (IDX: JSMR), PT Bukit Asam Tbk (IDX: PTBA), dan PT Ciputra Development Tbk (IDX: CTRA).

Semoga Anda mendapatkan hari yang menguntungkan!

AS$1: Rp14,500

Semoga Anda mendapatkan hari yang menguntungkan!

Ditulis oleh Linda Silaen dan Tim TIS Intelligence. Silakan Baca Berita Kami untuk Mendapatkan Informasi Lebih Lanjut tentang Indonesia