Dewan gubernur Federal Reserve Amerika Serikat (AS) akan mengadakan pertemuan bulanan untuk menentukan suku bunga acuan mulai hari ini dan akan membuat keputusan besok - Photo oleh Kantor Federal Reserves

JAKARTA (TheInsiderStories) – Selamat Pagi! Dewan gubernur Federal Reserves (Fed) Amerika Serikat (AS) mulai hari ini akan memulai pertemuan bulanan untuk menentukan suku bunga acuan dan akan membuat keputusan besok. Beberapa analis menilai, bank sentral tersebut kemungkinan mempertahankan Fed Fund Rate antara 0 – 0,25 persen.

The Fed bertemu setelah data tenaga kerja negara Paman Sam tersebut menunjukkan pemulihan pekerjaan yang tidak stabil minggu lalu. Sementara, pemerintah AS terus membahas paket stimulus baru dengan menyiapkan dana senilai AS$1 triliun (Rp14,500 triliun).

Di Asia, India dan Indonesia akan memperluas kerjasama di bidang industri pertahanan dan teknologi untuk memperdalam sektor keamanan maritim. Kesepakatan dicapai dalam pertemuan antara Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto dan menteri pertahanan India Rajnath Singh, pada hari Senin.

Di Indonesia, Presiden Joko Widodo akan memimpin pertemuan terbatas terkait rancangan postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2021. Anggaran pemerintah diperkirakan masih akan fokus pada penanganan COVID-19 dan pemulihkan ekonomi terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Pada hari Senin, gugus tugas melaporkan kasus positif di Indonesia menyentuh 100.303 orang dan sebanyak 4.838 meninggal setelah mengumumkan kebijakan “normal baru” sejak bulan lalu. Negara yang berpenduduk hampir 270 juta jiwa ini termasuk yang paling parah terkena pandemi di Asia, dengan kasus di 34 provinsi.

Untuk mengurangi laju kasus positif, pemerintah terus mencari vaksin, dan kandidat obat dari China dikabarkan telah tiba di Indonesia. Tahap ketiga uji klinis dilakukan oleh produsen obat milik negara, PT Bio Farma. Jika berjalan sesuai harapan, perusahaan akan memproduksi vaksin dengan kapasitas 100 juta dosis per tahun.

Kemarin, Rupiah ditutup naik 0,51 persen ke posisi Rp14.535 per Dolar AS. Dan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 5.116,66 setelah naik 0,66 persen dibandingkan minggu lalu.

Penguatan tersebut didukung oleh langkah pemerintah untuk memacu pemulihan ekonomi berbarengan dengan menangani pandemi. Untuk hari ini, para analis melihat para investor akan fokus pada agenda pertemuan the Fed.

Selain itu, pemerintahan Donald Trump akan mengumumkan laporan pertumbuhan ekonomi sepanjang triwulan kedua 2020. Data ini diharapkan muncul pada hari Kamis dan diikuti oleh data PMI China pada hari Jumat.

Berdasarkan berbagai informasi tersebut, mata uang Rupiah memperkirakan bergerak di kisaran Rp14.500 – Rp14.700 terhadap Dolar Amerika dan IHSG antara 4.821 – 5.188. Saham yang direkomendasikan adalah PT Bank Mandiri Tbk (BEI: BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BEI: BBRI), dan PT Merdeka Copper Tbk (IDX: MDKA).

Saham lain adalah PT Bank Central Asia Tbk (IDX: BBCA), PT United Tractors Tbk (IDX: UNTR), PT Bank Negara Indonesia Tbk (IDX: BBNI), PT Waskita Karya Tbk (IDX: WSKT), PT Bank Central Asia Tbk ( IDX: BBCA), PT AKR Corporindo Tbk (IDX: AKRA), PT Aneka Tambang Tbk (IDX: ANTM), dan PT Gudang Garam Tbk (IDX: GGRM).

AS$1: Rp14,500

Semoga Anda mendapatkan hari yang menguntungkan!

Ditulis oleh Linda Silaen dan Tim TIS Intelligence. Silakan Baca Berita Kami untuk Mendapatkan Informasi Lebih Lanjut tentang Indonesia