Ryan Harris, pemilik produsen garam, PT Unichem Candi Indonesia menjadi pemegang saham mayoritas PT Bakrie Sumatera Plantations (IDX: UNSP), Kustodian Sentral Efek Indonesia melaporkan - Photo oleh Kementerian Perindustrian

JAKARTA (TheInsiderStories) – Ryan Harris, pemilik produsen garam, PT Unichem Candi Indonesia menjadi pemegang saham mayoritas PT Bakrie Sumatera Plantations (IDX: UNSP), Kustodian Sentral Efek Indonesia melaporkan. Ia diketahui membeli saham milik keluarga Bakrie itu dari Indo Alam Resources Pte. Ltd, salah satu pemegang saham eksisting perseroan pekan lalu.

Berdasarkan data laporan keuangan perusahaan, pemegang saham produsen kelapa sawit ini adalah publik 54,88 persen. Adapun saham Seri B dipegang oleh Ernawati Ali 9.33 persen, Suprajarto 9,08 persen, PT Mateo Sagraha Atlantis 8,94 persen, Indo Alam Resources 8,38 persen, Lie Leonard Djajali 7.78 persen, dan investor publik sebesar 1,61 persen.

Indo Alam awalnya merupakan kreditur Bakrie Sumatra, setelah melakukan pertukaran hutang dengan saham senilai Rp130,95 miliar. Kreditur lainnya PT Mateo Sagraha Atlantis Rp67,08 miliar, PT Lingga Manik Rp12,07 miliar, Leonard Djalali Rp58,33 miliar, dan Loh Thim Fatt Rp69,99 miliar.

Saat transaksi dilakukan akhir pekan lalu, Indo alam memiliki 17,46 persen saham perkebunan tersebut. Setelah menjual sebanyak 284.859.700 saham kepada Ryan, kepemilkan Indo alam menyusut menjadi 6,07 persen.

Ryan adalah Direktur Utama PT Unichem Candi Indonesia Unn Harris dan Unichem Candi Indonesia. Ryan bersama mantan Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, sempat meresmikan Pabrik UNIChemChandi Indonesia di Gresik pada 9 Maret 2018.

Bakrie Sumatera adalah produser kelapa sawit yang didirikan pada tahun 1911 dengan nama “NV Hollandsch Amerikanse Plantage Maatschappij”. Setelah beberapa kali mengalami perubahan, terakhir Bakrie Group memutuskan perseroan bernama Bakrie Sumatera Plantations.

Kegiatan usaha Perusahaan meliputi perkebunan kelapa sawit, perkebunan karet dan tanaman penghasil getah lainnya, industri minyak mentah kelapa sawit, industri karet remah, dan perdagangan berskala besar buah yang mengandung minyak. Selain itu perdagangan berskala besar karet dan plastik dalam bentuk dasar dan perdagangan berskala besar berbagai macam barang.

Perusahaan memiliki masing-masing total 67.945 lahan dan 73.329 lahan yang telah ditanami hingga akhir tahun 2019. Perusahaan tergabung dalam Kelompok Usaha Bakrie.

Ditulis oleh Staf Editor, Email: theinsiderstories@gmail.com