Indonesia-Inggris Sepakat Selesaikan Kajian Perdagangan Tahun Ini

Indonesia dan Inggris sepakat segera menyelesaikan Kajian Perdagangan Bersama pada Desember tahun ini untuk meningkatkan hubungan ekonomi kedua negara, kata seorang pejabat hari ini - Photo: Spesial

JAKARTA (TheInsiderStories) – Indonesia dan Inggris sepakat segera menyelesaikan Kajian Perdagangan Bersama pada Desember tahun ini untuk meningkatkan hubungan ekonomi kedua negara, kata seorang pejabat hari ini. Kesepakatan ini mengemuka pada pertemuan kedua yang dilaksanakan secara virtual pada selama dua hari hingga 21 Juli 2020.

“Pertemuan ini adalah bukti komitmen kuat kedua negara untuk meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi. Pandemi Covid-19 dan situasi ekonomi global yang tidak menentu semakin mendorong kedua negara untuk memperkuat kerja sama guna mengatasi tantangan sekaligus mempersiapkan kemitraan jangka panjang yang lebih erat,” ujar Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Iman Pambagyo dalam keterangan persnya hari ini.

Tahun lalu, pemerintah Indonesia dan Inggris telah menandatangani Ketentuan Referensi dari Trade Review. Dua negara dengan ekonomi terbesar dan anggota Grup 20 ini memiliki peluang untuk memperbarui dan mengembangkan ikatan ekonomi yang lebih kuat diantara keduanya.

Trade Review adalah kolaborasi antara Indonesia dan Inggris untuk menilai kondisi hubungan perdagangan dan investasi bilateral kita saat ini, serta mencari peluang yang mungkin untuk meningkatkan kerja sama bilateral untuk masa depan. Tinjauan ini akan menghasilkan laporan bersama yang akan mencakup rekomendasi untuk kedua pemerintah.

Imam menjelaskan, Inggris menduduki peringkat ke-22 negara tujuan ekspor Indonesia, dan peringkat ke-23 negara asal impor Indonesia. Nilai total perdagangan Indonesia dengan Inggris pada 2019 tercatat senilai US$2,4 miliar.

Nilai ekspor dan impor Indonesia ke Inggris masing-masing tercatat sebesar $1,4 miliar dan $1,0 miliar. Sementara itu, nilai investasi negara tersebut ke Indonesia tercatat senilai $87,6 juta pada tahun lalu.

Indonesia dan Inggris menandatangani terms of references untuk melakukan kajian perdagangan bersama kedua negara pada 16 Oktober 2019. Penandatanganan ini dilakukan Inggris setelah keluar dari Uni Eropa sehingga hubungan dengan Indonesia yang telah terjalin baik dapat dilanjutkan dan bahkan ditingkatkan.

Setelah Inggris menyatakan keluar dari Uni Eropa, Negara yang dipimpin oleh Ratu Elizabeth itu mulai melakukan penjajakan bilateral dengan berbagai negara, termasuk Indonesia. Sebaliknya, negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini berniat menyelesaikan berbagai kesepakatan dagang untuk mendorong ekspor dan penerimaan negara.

Ditulis oleh Staf Editor, Email: theinsiderstories@gmail.com