Home TISIndonesia Bayar Hutang, Delta Dunia Rilis Obligasi US$750 Juta

Bayar Hutang, Delta Dunia Rilis Obligasi US$750 Juta

Kontraktor jasa pertambangan, PT Delta Dunia Makmur Tbk (IDX: DOID), lewat anak usahanya PT Bukit Makmur Mandiri Utara (BUMA), akan menerbitkan obligasi berdenominasi valuta asing senilai AS$150 juta (Rp2.14 triliun) guna melunasi kewajibannya - Photo oleh Perusahaan

JAKARTA (TheInsiderStories)– Kontraktor jasa pertambangan, PT Delta Dunia Makmur Tbk (IDX: DOID), lewat anak usahanya PT Bukit Makmur Mandiri Utara (BMMU), akan menerbitkan obligasi berdenominasi valuta asing senilai AS$750 juta (Rp10.07 triliun) guna melunasi kewajiban perusahaan. Perseroan memilik 99,99 persen saham BMMU dan sisanya oleh Glenn Timothy Sugita.

Berdasarkan prospektus yang diterbitkan pada Selasa (7/7), BMMU menyatakan surat utang tersebut akan dicatatkan di Singapore Exchange Securities Trading Limited.

Surat utang global itu tidak dijamin oleh perseroan maupun dengan hak jaminan kebendaan atas harta kekayaan perseroan dan akan memiliki kupon maksimal 10 persen yang akan dibayarkan setiap enam bulan sekali.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2019, total ekuitas Delta Dunia tercata senilai $280,57 juta sehingga persentase transaksi terhadap total ekuitas perseroan adalah sebesar 267 persen.

“Karena total nilai transaksi tersebut melebihi 50 persen dari total ekuitas perusahaan, maka transaksi memerlukan persetujuan terlebih dahulu dari pemegang saham perusahaan,” tulis manajemen hari ini.

DOID berencana akan menggunakan dana hasil penerbitan obligasi setelah untuk pembayaran seluruh atau sebagian kewajiban perseroan yang mencapai $465,6 miliar dan sisanya untuk modal kerja. Total utang yang akan dibayarkan itu adalah surat utang yang akan jatuh tempo pada 2022 senilai $350 juta, perjanjian fasilitas MUFG Bank Ltd., dan perjanjian kredit sindikasi senilai $115,6 juta,

Jumlah yang akan dibayar tersebut, baik seluruh maupun sebagian akan bergantung dari jumlah surat utang yang akan diterbitkan dalam rencana transaksi yang dapat terserap pasar.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, Delta Dunia memiliki total liabilitas sebesar $901,34 juta, dengan rincian liabilitas jangka pendek sejumlah $257,34 juta dan liabilitas jangka panjang sebesar $643,99 juta. Hingga akhir tahun 2019, kas dan setara kas hingga perusahaan sebesar $87,48 juta, naik 31,3 persen dari total kas dan setara kas pada 2018 senilai $66,6 juta.

Kontraktor tersebut juga belum memiliki investor pembeli siaga pada saat prospektus diterbitkan dan akan meminta restu penerbitan obligasi global ini kepada pemegang saham pada rapat umum pemegang saham luar biasa yang akan digelar pada 9 Juli 2020.

Di sisi lain, manajemen menilai penerbitan global bond ini lebih menguntungkan dibandingkan dengan pendanaan melalui kredit perbankan atau sindikasi yang umumnya mensyaratkan adanya cicilan pokok.

Secara detail untuk hutang BMMU, disebutkan perusahaan anak ini memiliki total utang $709,92 juta, dengan rincian dari surat hutang sebesar $350 juta, fasilitas MUFG dan perjanjian kredit sindikasi sebesar $115,62 juta, utang jangka panjang $1,44 juta, dan sewa pembiayaan $242,87 juta.

Update pada 11 July

Ditulis oleh Staf Editor, Email: theinsiderstories@gmail.com