Sepanjang semester pertama 2020, PT Mandiri Sekuritas melalui Mandiri Securities Pte. Ltd., telah menyelesaikan 12 mandat global bond dengan nilai penerbitan AS$2,1 miliar (Rp30,50 triliun) - Photo oleh Perusahaan

JAKARTA (TheInsiderStories) – Sepanjang semester pertama 2020, PT Mandiri Sekuritas melalui Mandiri Securities Pte. Ltd., telah menyelesaikan 12 mandat obligasi global dengan nilai penerbitan AS$2,1 miliar (Rp30,50 triliun). Nilai penjaminan emisi ini meningkat 109 persen dari periode yang sama tahun lalu yang tercatat senilai $984 juta.

Menurut, Direktur Utama perseroan, Dannif Danusaputro, pertumbuhan bisnis Mandiri Sekuritas didorong oleh kenaikan penerbitan obligasi global sejak awal tahun. Penerbitan itu dilakukan perusahaan penerbit dengan tujuan modal ekspansi dan melunasi hutang lama.

Bersama penjamin emisi obligasi lainnya, keduanya telah menangani penjaminan emisi dari PT Medco Energi Internasional Tbk (IDX: MEDC), PT Bank Mandiri Tbk (IDX: BMRI), PT Pertamina, PT Perusahaan Listrik Negara, dan PT Tunas Baru Lampung Tbk (IDX: TBLA). Tahun ini, Mandiri Sekuritas juga ikut serta dalam penerbitan global bond milik Holding BUMN pertambangan milik negara, yakni PT Indonesia Asahan Aluminium dengan nilai $2,5 miliar.

Surat utang global ini diterbitkan pada May 12, 2020 dengan kisaran kupon 4,75 hingga 5,80 persen. Mandiri Securities, DBS Bank Ltd., Maybank Bhd, Mizuho Securities Asia Ltd., MUFG Securities Asia Ltd., dan SMBC Nikko Capital Markets Ltd., mengambil posisi sebagai joint bookrunners dan lead managers.

Perusahaan pialang milik yang dimiliki oleh PT Bank Mandiri Tbk (IDX: BMRI ini, telah mendirikan Mandiri Securities Singapura sejak 2017. Pendirian anak perusahaan adalah bagian dari dorongan perusahaan untuk memperluas jangkauan globalnya.

Perseroan memperoleh izin Layanan Pasar Modal dari Otoritas Moneter Singapura berupa deal in cecurities (obligasi dan ekuitas) dan penasihat keuangan. Dengan berdirinya unit Singapura, Mandiri Sekuritas sekarang menjadi satu-satunya bank investasi di Indonesia yang memiliki lisensi dan kemampuan untuk terlibat dalam pasar modal Singapura, termasuk dalam menerbitkan obligasi dalam tiga mata uang global, yaitu Dolar AS, yen, dan euro.

Mandiri Securities telah aktif dalam penjaminan emisi berbagai obligasi global oleh pemerintah Indonesia. Sementara, Mandiri Sekuritas menyediakan layanan pasar modal yang komprehensif dengan empat lini bisnis utama, antara lain, Capital Market Institution, Retail, Investment Banking, dan Global Bond.

Masing-masing lini bisnis berkontribusi sebesar 42 persen, 30 persen, 19 persen, dan 8 persen terhadap pendapatan perusahaan.

Ditulis oleh Staf Editor, Email: theinsiderstories@gmail.com