Presiden Joko Widodo menilai bahwa kasus COVID-19 berada dalam posisi "lampu merah" lagi dan dia mengingatkan semua pihak untuk tidak menganggap enteng masalah ini - Photo oleh Biro Pers Istana

JAKARTA (TheInsiderStories) – Presiden Joko Widodo menilai bahwa kasus COVID-19 berada dalam posisi “lampu merah” lagi dan dia mengingatkan semua pihak untuk tidak menganggap enteng masalah ini. Kemarin, Gugus tugas untuk penanganan COVID-19 melaporkan jumlah kasus positif tertinggi sejak Maret dengan total kasus harian 2.657 orang dan menjadikan jumlah total 70.736 kasus.

Korban tewas tercatat sebanyak 3.417 atau meningkat 58 orang dari hari sebelumnya. Sementara, jumlah orang yang telah sembuh meningkat 1.066 orang menjadi 32.651. Widodo memerintahkan para menteri dan pemerintah daerah untuk menyadari hal ini dan untuk segera mengambil tindakan untuk mengatasinya.

Secara global, angka kematian dari COVID-19 dilaporkan telah melampaui 550.000 hari ini. Kasus kematian di Benua Eropa masih yang paling dominan dibandingkan dengan daerah lain dan Amerika Serikat (AS) menyumbang 25 persen dari total kasus positif dari 12,1 juta orang.

Pada hari Kamis, departemen tenaga kerja AS melaporkan klaim pengangguran awal turun 99.000 menjadi 1,31 juta pada 4 Juli. Sementara, jumlah orang Amerika yang mengklaim tunjangan pengangguran berkelanjutan turun menjadi 18,1 juta hingga 27 Juni.

Kemudian, Washington berniat menanggapi penerapan pajak layanan digital oleh Perancis pada perusahaan teknologi AS termasuk Amazon, Google, dan Facebook. Respons yang ditargetkan dapat mencakup tarif anggur, keju, dan tas tangan dari Prancis dan pengumuman tersebut kemungkinan akan disampaikan paling awal pada Jumat waktu setempat.

Di Asia, Singapura mulai memilih anggota parlemen hari ini yang kemudian akan diikuti oleh pemilihan perdana menteri baru. Kemudian, Cina mengumumkan penyebaran virus flu babi dan berpotensi menjadi pandemi seperti COVID-19.

Kemarin, Rupiah Indonesia menguat 0,10 persen menjadi 14.395 per dolar AS dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,46 persen menjadi 5.052,79 dibandingkan hari sebelumnya. Jumat ini, indeks saham diperkirakan akan bergerak di kisaran 5.042 – 5.111 dan mata uang lokal antara 14.300 – 14.400 atas Greenback.

Saham yang bisa diperhatikan hari ini adalah PT Telkom Indonesia Tbk (IDX: TLKM), PT Bank Central Asia Tbk (IDX: BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (IDX: BBRI), PT Bank Tabungan Negara Tbk (IDX: BBTN), PT Ace Hardware Tbk (IDX: ACES), PT Adaro Energy Tbk (IDX: ADRO), PT Ciputra Development Tbk (IDX: CTRA), PT Indika Energy Tbk (IDX: INDY), PT Bukit Asam Tbk (IDX: PTBA), PT Charoen Phokpand Tbk (IDX: CPIN), dan PT Wijaya Karya Tbk (IDX: WIKA).

Semoga Anda mendapatkan Hari yang menguntungkan!

Ditulis oleh Linda Silaen dan Tim TIS Intelligence. Silakan Baca Berita Kami untuk Mendapatkan Informasi Lebih Lanjut tentang Indonesia