Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengirim surat pengunduran diri ke Organisasi Kesehatan Dunia - Photo: Special

JAKARTA (TheInsiderStories) – Selamat Pagi! Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengirim surat pengunduran diri ke Organisasi Kesehatan Dunia. Dengan surat ini, negara akan secara efektif meninggalkan organisasi mulai tahun depan.

Amerika Serikat memiliki jumlah COVID-19 kasus dan kematian tertinggi di dunia. Terkait kondisi ini, tiga pejabat dari Federal Reserves menyatakan keprihatinan bahwa lonjakan infeksi akan mengancam dan bisa menggangu pengeluaran konsumen dan kenaikan pekerjaan setelah beberapa program stimulus berakhir.

Dari Eropa, produksi manufaktur Jerman dilaporkan naik menjadi 7,8 persen pada Mei ketika mesin ekonomi mengangkat sebagian besar tindakan pembatasan guna membatasi penyebaran kasus COVID-19.

Di Indonesia, Dewan Perwakilan Rakyat saat ini juga sedang menyusun Perjanjian Bantuan Timbal Balik dalam Masalah Kriminal Pajak antara negara tersebut dan pemerintah Swiss. Peraturan ini akan menjadi payung hukum untuk repatriasi dana yang diparkir di bank Swiss ke Indonesia.

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) memiliki agenda untuk merilis posisi laporan Survei Penjualan Ritel selama bulan Mei 2020. Lalu, Presiden Joko Widodo direncanakan akan menerima pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat di Istana Bogor.

Pada hari Selasa lalu, Rupiah naik 0,35 persen menjadi 14.490 per Dolar AS dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 0,04 persen menjadi 4.987,08 dibandingkan hari sebelumnya. Untuk hari ini, para analis menilai, kedua instrumen tersebut diperkirakan akan melemah karena kekhawatiran pasar atas transmisi COVID-19 secara global, termasuk Indonesia.

Mereka menilai, ekonomi Indonesia masih rentan dan pasar membutuhkan bukti dari perkembangan indikator ekonomi di Indonesia untuk mendorong nilai tukar Rupiah. Dari sisi global, ketegangan antara AS dan Cina terus memanas dan membuat investor khawatir tentang tuduhan Trump terkait penyebaran virus, masalah keamanan digital, dan hukum keamanan di Hong Kong.

Ketegangan ini dikhawatirkan menyebar ke urusan perdagangan yang bisa mengganggu perekonomian global. Mereka menganggap ada kemungkinan bahwa Rupiah akan kembali ke Rp15.000 dibandingkan AS Dollar, jika sentimen negatif terus meningkat.

Mereka menambahkan, serangkaian stimulus dari pemerintah dan BI dalam jangka pendek dapat memberikan sentimen positif terhadap keduanya. Mereka melihat, Rupiah diperkirakan bergerak antara Rp14.410 ke Rp14.490 atas Greenback dan IHSG antara 4.940 – 5.020.

Saham yang harus diperhatikan hari ini adalah PT HM Sampoerna Tbk (IDX: HMSP), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (IDX: BBRI), PT Gudang Garam Tbk (IDX: GGRM), PT Bank Central Asia Tbk (IDX: TLKM), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (IDX: ICBP), PT Aneka Tambang Tbk (IDX: ANTM), PT Medco Energi International Tbk (IDX: MEDC), PT Bank Mandiri Tbk (IDX: BMRI), dan PT Unilever Indonesia Tbk (IDX: UNVR ).

Semoga Anda mendapatkan Hari yang menguntungkan hari ini!

Ditulis oleh Linda Silaen dan Tim TIS Intelligence. Silakan Baca Berita Kami untuk Mendapatkan Informasi Lebih Lanjut tentang Indonesia