JAKARTA (TheInsiderStories) – Freddy Widjaya, anak dari pendiri Sinar Mas Group, Eka Tjipta Widjaja, mengajukan gugatan terhadap lima kakak tirinya terkait hak warisan atau wasiat ayahandanya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Gugatan ini dilayangkan pada 16 Juni 2020 melalui kuasa hukumnya Yasrizal.

Mengacu keterangan resmi PN Jakarta Pusat, Freddy menggugat hak waris kepada saudara tirinya yakni Indra Widjaja alias Oei Pheng Lian, Teguh Ganda Widjaja alias Oei Tjie Goan, Muktar Widjaja alias Oei Siong Lian, Djafar Widjaja alias Oei Piak Lian dan Franky Oesman Widjaja alias Oei Jong Nian.

Berdasarkan keterangan, warisan yang dipersoalkan yakni kepemilikan di PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (IDX: SMAR) dengan total nilai aset sebesar Rp29,31 triliun. Lalu, PT Sinar Mas Multi Artha Tbk (IDX: SMMA) dengan total nilai aset sebesar Rp100,66 triliun, Sinar Mas Land dengan total nilai aset pada tahun 2019 sebesar AS$7.76 miliar (Rp110.19 triliun), dan PT Bank Sinar Mas Tbk (IDX: BSIM) dengan total nilai aset pada September 2019 sebesar Rp37,39 triliun

Selanjutnya, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (IDX: INKP) dengan total nilai aset pada tahun 2018 sebesar $8.75 miliar, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (IDX: TKIM) $2.96 miliar, PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry dengan total nilai aset pada tahun 2018 sebesar $1.99 miliar, dan PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (IDX; MCOR) dengan total nilai aset Rp16,20 triliun;

Lalu, Asia Food and Properties Limited dengan estimasi nilai aset sebesar Rp 80 triliun, China Renewable Energy Investment Limited dengan total nilai aset pada tahun 2019 sebesar HK$ 2.79 juta (Rp5,31 triliun), PT. Golden Energy Mines Tbk (IDX: GEMS) dengan total nilai aset pada tahun 2019 sebesar $780.64 juta, serta Paper Excellence BV Netherlands dengan total nilai aset sebesar Rp70 triliun.

Terkait dengan gugatan ini, Managing Director Sinar Mas Gandi Sulistiyanto, menjelaskan beberapa hal tentang perusahaan unit usaha Sinar Mas.

“Bahwa saudara Freddy Widjaja adalah anak luar kawin dari nyonya Lidia Herawaty Rusli. Bahwa yang bersangkutan telah mendapatkan hak bagiannya sebagai penerima wasiat sesuai dengan surat wasiat dari almarhum Bapak Eka Tjipta Widjaja,” kata Gandhi, dalam keterangan yang disampaikan.

Dia mengatakan gugatan dari Freddy Widjaja terhadap aset perusahaan-perusahaan Sinar Mas tidak ada hubungan dengan almarhum Eka Tjipta Widjaja.

“Karena beliau [Freddy] tidak memiliki saham di perusahaan perusahaan tersebut, sehingga gugatannya tidak mempunyai dasar hukum. Jadi pada dasarnya Sinar Mas tidak ada sangkut pautnya dalam persoalan keluarga Bapak Eka Tjipta Widjaja dalam kasus gugatan ini,” tegasnya.

Eka Tjipta meninggal dunia pada 26 Januari 2019 pada usia 98 tahun. Ia lahir pada 27 Februari 1921 di Quanzhou, China, dan menjelma menjadi salah satu taipan mashur di Asia. Forbes mencatat kekayaan Eka Tjipta pada 2018 mencapai $8.6 miliar. Eka Tjipta, yang menjadi pedagang kelapa dan kelapa sawit pada usia 15 sebelum membangun kerajaan multi-miliar dolar dengan bisnis yang mencakup kertas dan bubur kertas untuk jasa keuangan.

Pendiri Sinar Mas itu adalah orang terkaya keempat di Indonesia dengan kekayaan bersih $9,3 miliar, menurut Bloomberg Billionaires Index. Sempat default $14 miliar pada krisis 1998, sang taipan berhasil merestrukturisasi hutang dan membangun kembali kerajaannya, yang mempekerjakan sekitar 380.000 orang di Indonesia.

Dampak dari krisis keuangan Asia memaksa grup untuk menyerahkan kendali atas bank andalannya, PT Bank Internasional Indonesia, setelah memilih bailout dari bank sentral. Eka Tjipta pindah kembali ke perbankan dengan mengakuisisi PT Bank Shinta Indonesia pada 2005 dan kemudian menamainya menjadi PT Bank Sinarmas.

Kerajaan bisnis Eka Tjipta sekarang dijalankan oleh anak-anak dan cucunya. Perusahaan di bawah grup Sinar Mas termasuk Golden Agri Resources Ltd. yang terdaftar di Singapura, salah satu produsen minyak kelapa sawit terbesar di dunia, dan Bumi Serpong Damai, perusahaan properti terdaftar terbesar di Indonesia.

AS$1=Rp14,200

Ditulis oleh Staf Editor, Email: theinsiderstories@gmail.com