Nasdaq Dubai menyambut pencatatan tiga SUKUK yang dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia dengan nilai total US$2,5 miliar (Rp35.20 triliun) dan $1,5 miliar yang dikeluarkan oleh Islamic Development Bank (IsDB) untuk mendukung penanganan COVID-19 - Photo: Nasdaq Dubai

JAKARTA (TheInsiderStories) – Nasdaq Dubai menyambut pencatatan tiga SUKUK yang dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia dengan nilai total AS$2,5 miliar (Rp35.20 triliun) dan $1,5 miliar yang dikeluarkan oleh Islamic Development Bank (IsDB) untuk mendukung penanganan COVID-19. Negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini adalah penerbit SUKUK terbesar di bursa obligasi sharia itu dengan nilai dan jumlah listing $17,5 miliar dari 14 emisi.

Dalam pernyataan resminya, otoritas mengatakan, Indonesia menerbitkan SUKUK dengan tenor 10 tahun senilai $1 miliar dolar dan dua penerbitan SUKUK hijau masing-masing senilai $750 juta yang akan jatuh tempo dalam lima tahun dan yang lainnya selama 30 tahun. Negara tersebut sekarang memiliki tiga daftar SUKUK Hijau di Nasdaq Dubai, termasuk penerbitan SUKUK hijau pertama di dunia sebesar 1,25 miliar yang terdaftar pada Maret 2018.

Hamed Ali, Kepala Eksekutif Nasdaq Dubai, menyatakan: “Kemitraan pasar modal Dubai yang lama dengan Indonesia mendukung pengembangan ekonomi kedua negara dan pertumbuhan pasar keuangan yang sesuai dengan Syariah di seluruh dunia.”

IsDB SUKUK

Sementara untuk IsDB, ini adala SUKUK kedua yang dikeluarkan di bawah Kerangka Keuangan Berkelanjutan, setelah debutnya tahun lalu dan merupakan SUKUK Keberlanjutan berperingkat AAA pertama yang terkait COVID-19 di pasar modal global. Ini menjadikan jumlah IsDB SUKUK yang terdaftar di bursa internasional tersebut menjadi 12 penerbitan dengan nilai total $16,14 miliar.

Presiden IsDB, Bandar Hajjar, menyatakan: “Tingkat laba kompetitif 0,908 persen yang kami capai mencerminkan kepercayaan pasar yang kuat terhadap penerbitan kami dan kami berharap untuk lebih memperluas kegiatan pembiayaan berkelanjutan kami, termasuk mengembangkan kerja sama kami dengan Nasdaq Dubai sebagai keuangan internasional kawasan ini.”

Daftar ini membuat nilai total SUKUK yang terdaftar di Nasdaq Dubai menjadi $ 70,79 miliar, memperkuat statusnya sebagai salah satu pusat listing Sharia bond terbesar di dunia berdasarkan nilai. Pertukaran ini juga menjadi tuan rumah bagi SUKDB Hijau pertama di IsDB, instrumen EUR1 miliar yang dikeluarkan pada Desember 2019 berdasarkan Kerangka Kerja Keuangan Berkelanjutan.

Pemerintah Indonesia adalah penerbit SUKUK terbesar di bursa, baik dari segi nilai maupun jumlah listing, dengan sekuritas berjumlah $ 17,5 miliar dari 14 emisi. Tiga daftar SUKUK pemerintah Indonesia terbaru terjadi pada 23 Juni.

AS$1: Rp14,100

Ditulis oleh Staf Editor, Email: theinsiderstories@gmail.com