First Pacific Restui Rencana Indofood CBP Caplok Pinehill

First Pacific Co. Ltd., merestui rencana PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (IDX: ICBP) untuk mencaplok saham Pinehill Co. Ltd., senilai AS$2,99 miliar (Rp42,76 triliun), kata perusahaan hari ini (17/7) - Photo oleh Pinehill

JAKARTA (TheInsiderStories) – First Pacific Co. Ltd., merestui rencana PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (IDX: ICBP) untuk mencaplok saham Pinehill Co. Ltd., senilai AS$2,99 miliar (Rp42,76 triliun), kata perusahaan hari ini (17/7). Saham produsen mie instan di Afrika dan Timur Tengah ini dimiliki oleh Pinehill Corpora dan Steel Lake Ltd.

Pasar utama perusahaan ini adalah Arab Saudi, Nigeria, Mesir, Turki, Serbia, Ghana, Maroko dan Kenya. Menurut perusahaan, transaksi ini adalah transaksi afiliasi lantaran komisaris utama First Pacific, Anthoni Salim, memiliki penyertaan secara tidak langsung sekitar 49 persen saham Pinehill Corpora.

Sebelumnya, Indofood CBP mengumumkan penundaan penyelenggaraan rapat umum pemegang saham luar biasa dengan agenda utama rencana akuisisi tersebut karena belum mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan.

Berdasarkan prospektus, perseroan akan membeli saham Pinehill Corpora sebanyak 70.83 juta lembar yang merupakan 51 persen dari total saham yang telah diterbitkan anak usahanya dengan harga $1,52 miliar. Lalu, saham milik Steele Lake sebanyak 68.05 juta lembar atau 49 persen dari total saham yang telah diterbitkan oleh anak usahanya itu.

Tahun lalu, Indofood CBP mendapat dana dari PT Indofood Sukses Makmur Tbk (IDX: INDF) senilai Rp1,5 triliun untuk mengembangkan bisnis. Per 31 Maret 2020, perusahaan memiliki total aset Rp42,1 triliun, total liabilitas Rp13,32 triliun, dan nilai tunai Rp8,87 triliun.

Pada tahun 2019, unit dari Grup Salim ini membukukan laba bersih Rp4,17 triliun atau tumbuh sedikit 0,24 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp4,16 triliun. Margin laba bersih perusahaan juga turun dari 5,93 persen pada 2017 menjadi 5,7 persen.

Indofood CBP terlibat dalam beragam kategori bisnis, termasuk mie, susu, makanan ringan, bumbu makanan, nutrisi dan makanan khusus, dan minuman. Produser mengoperasikan bisnis pengemasan, menghasilkan pengemasan yang fleksibel dan bergelombang untuk mendukung bisnis utama kami. Operasi bisnisnya didukung oleh lebih dari 50 pabrik yang berlokasi di area-area utama di seluruh Indonesia.

Saat ini, Pinehill memiliki 12 fasilitas produksi mi instan di delapan negara dengan total populasi 550 juta penduduk dan memiliki jaringan distribusi di 33 negara dengan kapasitas produksi 10 miliar bungkus mi instan.

AS$1: Rp14.300

Ditulis oleh Staf Editor, Email: theinsiderstories@gmail.com